Minggu, 11 Juni 2017

Tugas Softskill kewirausahaan

PROPOSAL USAHA KEWIRAUSAHAAN

DISUSUN OLEH:
  1. Gadis Ranti Afika      12615802
  2. Indah Agustineu        13615329
  3. Julian                         13615625
  4. Lisna Mei Lianto       13615849
  5. Shintia Maniea Purba 16615553





DAILY CAKE 







A. Latar Belakang

Semua orang pasti ingin memiliki kehidupan yang berkecukupan, bahkan beberapa orang menginginkan menjadi Bos disuatu perusahaan. Maka satu-satunya cara agar tidak menjadi bawahan tentu saja kita haus berusaha mengembangkan kreatifitas. Tapi banyak juga yang merasa berwirausaha itu sulit, ribet, dan prosesnya sangat panjang. Namun, akhir-akhir ini para anak muda cara berfikirnya sudah mulai terbuka, sejak banyak seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan tentang kewrausahaan. Mereka pun mulai banyak yang semangat untuk menjadi pengusaha. Banyak sekali peluang-peluang usaha yang bisa kita lakukan. Diantaranya usaha usaha Cake dan Kue. Makanan itu  sendiri merupakan produk makanan yang banyak diminati oleh banyak kalangan. Hampir semuanya suka dengan nikmatnya aneka kue dan cake dengan berbagai macam rasa yang unik, bentuknya yang menarik, serta menggugah selera. Untuk menemukan penjual kue sangat mudah sekali, dari kota samai desa-desa pasti ada saja penjualnya. Maka ini merupakan sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk dijalankan.
B. Tujuan Usaha

1.            Mendapatkan sebuah penghasilan dari usaha Cake dan Kue.
2. Memberikan kualitaas
Kue dan Cake yang higenis dan enak.
3. Menciptakan lapangan kerja baru.
4. Membuat tem
pat untuk saling berkerja sama.
C. Nama Usaha

Usaha yang akan dibangun yaitu sebuah rumah produksi Kue, Nanti juga tersedia menu-menu seperti gulali, permen, jus-jus buah, minuman kemasan, makanan ringan, dan lain-lain. Seiring dengan waktu kami akan terus melakukan perbaikan dan invoasi-inovasi kedepannya. Nama dari rumah produksi untuk saat ini yaitu “DAILY CAKE” akan tetapi nanti akan ada perubahan nama jika itu diperlukan. 
D. Tempat Usaha

Setelah survei ke beberapa tempat yang bisa dijadikan tempat usaha kami. Tempat yang kami pilih adalah di Raya Bakery, sebuah toko kue yang sudah terkenal. Karena toko ini sudah terkenal, kami fikir ini bisa dinilai sangat strategis dan cocok untuk usaha kami yang masih baru, karena konsumen yang akan datang ke Raya Bakery, bisa melihat produk kami dan mencobanya. Di depannya juga terbentang jalan yang ramai di lalui oleh orang. Tak jauh dari sana juga ada kos-kosan dan perumahan serta tempat wisata.
E. Waktu Operasional Daily Cake

Kami tidak terlalu memiliki jam oprasional dikarenakan makanan yang kita produksi akan kita titipkan. Namun untuk rumah produksi kami sendiri beroprasional mulai pukul 08:00 am – 04:00 pm. Juga tergantung pesanan, jika banyak, kami bisa bekerja sampai pukul 08:00 pm.
F. Anggaran Dana Daily Cake

Rencan untuk anggaran Daily Cake, kami menetapkan nya sesuai ukuran, model, juga tingkat kesulitan pembuatan nya. Berikut adalah beberapa harga Cake dan Kue:
Rencana Anggaran Daily Cake

Modal usaha: Rp. 5.000.000

§  Bahan Bahan Yang di perlukan
No
Jenis
Harga
1
Alat Masak
3.000.000
2
Listrik dan air selama sebulan
600.000
3
Biaya Promosi
400.000
4
Bahan pokok pembuatan Kue
1.000.000
Total
5.000.000

1.    Alat masak terdiri dari:
§  Microwave sebanyak 2 buah:   Rp   700.000
§  Set perlengkapan dapur:          Rp2.000.000
§  3 Mixer                                      Rp   300.000
§  Total:                                         Rp3.000.000

2.    Bahan Bahan Kue:
§  20 Mentega (harga satuan: 7000)        Rp   140.000
§  Tepung (10 kilo)                                 Rp   200.000
§  Gula (2 kilo)                                       Rp     30.000
§  Cup (100 buah, 1 buah:3000)              Rp    0300.000
§  Coklat (15 Batang)                              Rp.   200.000
§  Buah Buahan                                       Rp.   130.000
§  Total:                                                 Rp 1.000.000
Listrik dan biaya promosi : Rp 1.000.000
Total Pengeluaran: Rp 5.000.000


Harga Kue yang akan di jual:
No
Kue
Jumlah
Harga
1
Spring lovely Cupcake
10
Rp 20.000 (/pcs)
2
Strawberry Cupcake
10
Rp 10.000 (/pcs)
3
Snow Frozen Cupcake
10
Rp 10.000 (/pcs)
4
Arabian Cupcake
10
Rp 20.000 (/pcs)
5
Mini Mouse Cupcake
10
Rp 20.000 (/pcs)
6
Flower Cupcake
10
Rp 10.000 (/pcs)
7
Sunrise Cupcake
10
Rp 10.000 (/pcs)
Total
  Rp. 1.000.000

Jika kue terjual selama satu bulan penuh maka akan menghasilkan
Rp. 30.000.000  dan Rp. 10.000.000 akan diberikan kepada Raya Bakery
Jadi Total pendapatan selama sebulan mencapai Rp. 20. 000.000

Prinsip yang dianut di usaha Kue dan Cake ini yaitu prosentase yang proporsional untuk dana yang dianggarkan demi terus bertumbuhnya usaha yang dijalankan. Untuk pelaksanaan operasional persenannya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi usaha jika masih rugi pada bulan-bulan baru membuka usaha, ada penambahan untuk biaya operasional, dan lainnya. Kerjasama pada perjanjian bersifat mengikat dan fleksibel dapat berubah sewaktu-waktu melalui musyawarah dengan cara kekeluargaan.
G. Penutup

Dari hasil pembahasan di proposal ini dapat disimpulkan bahwa usaha Kue dan Cake ini dari segi gagasan, terget pasar, sampai rencana keuangan memiliki prospek yang bagus untuk kedepannya.
Semua yang baru merintis usaha pastinya tidak akan berjalan mulus, nanti pasti ada tantangan dan rintangan yang harus di hadapi. Tantangan terbesar dalam bidang usaha makanan bisanya adalah promosi dan juga sosialisasi kepada konsumen bahwa usaha makanan yang dijalankan patut untuk dipertahankan. Oleh sebab itu target pasar dari usaha ini yaitu untuk orang-orang yang ingin praktis membeli Kue dan Cake tanpa harus membuatnya sendiri yang memerlukan tenaga dan pikiran.

Senin, 01 Mei 2017

Sumber daya manusia bagi organisasi dan kewirausahaan

PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA


  • PEREKRUTAN (Recruitment)
Penarikan tenaga kerja adalah suatu proses penyaringan awal dari calon SDM yang tersedia untuk mengisi suatu posisi.
  • SELEKSI
Seleksi adalah pemilihan individu untuk dipilih lagi secara spesifik dari semua individu yang telah direkrut.
Terdapat dua tahap yang harus di lalui untuk lulus seleksi yaitu, ujian (testing) dan pusat penilaian (assessment centers). Tujuan dari testing adalah untuk meningkatkan keberhasilan pemilihan sumber daya manusia yang sesuai bagi organisasi kewirausahaan.

  • PELATIHAN (Training)
Pelatihan adalah proses pengembangan kualitas SDM yang pada akhirnya akan membuat sumber daya tersebut menjadi lebih produktif dan, karenanya bisa menyumbang bagi pencapaian tujuan organisasional. Oleh karena itu, tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan produktivitas dari individu-individu dalam tugas mereka dengan mempengaruhi perilaku mereka.

  • PENILAIAN HASIL KERJA
Penilaian hasil kerja adalah proses menelaah aktivitas produktif individu-individu di masa lalu untuk mengevaluasi sumbangan yang mereka buat dalam mencapai tujuan sistem manajemen. Seperti halnya dengan pelatihan, penilaian hasil kerja adalah aktivitas yang bersifat continue dan dipusatkan pada SDM yang relative baru maupun yang sudah mapan dalam organisasi kewirausahaan.



SUMBER DAYA MANUSIA

Secara umum, pengertian sumber daya manusia dapat dibagi menjadi dua, yakni sumber daya manusia secara makro dan mikro. Pengertian sumber daya manusia makro adalah jumlah penduduk usia produktif yang ada di sebuah negara, sedangkan pengertian sumber daya manusia mikro lebih mengerucut pada individu yang bekerja pada sebuah institusi.

MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN


  •  Melalui pelatihan.
Pelatihan bertujuan untuk mengembangkan individu dalam bentuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dan sikap.
  • Pendidikan.
Pengembangan SDM melalui pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja, dalam arti pengembangan bersifat formal dan berkaitan dengan karir.

  • Pembinaan.
Pembinaan bertujuan untuk mengatur dan membina manusia sebagai sub sistem organisasi melalui program-program perencana dan penilaian, seperti man power planning, performance apparaisal, job analytic, job classification dan lain-lain.

  •  recrutment
Recruitment ini bertujuan untuk memperoleh SDM sesuai klasifikasi kebutuhan organisasi dan sebagai salah satu alat organisasi dalam pembaharuan dan pengembangan.

  • Melaluui Perubahan sistem.
Perubahan sistem memiliki tujuan untuk menyesuaikan sistem dan prosedur organisasi sebagai jawaban untuk mengantisipasi ancaman dan peluang faktor eksternal.

MEMAHAMI MOTIVASI 

Motivasi diibaratkan sebagai jantungnya manajemen karyawan. Motivasi merupakan dorongan yang membuat karyawan melakukan sesuatu dengan cara dan untuk mencapai tujuan tertentu. Tidak ada keberhasilan mengerjakan sesuatu, seperti mengelola karyawan, tanpa adanya motivasi baik dari manajer maupun dari karyawan.  Manajer membutuhkan ketrampilan untuk memahami dan menciptakan kondisi dimana semua anggota tim kerja dapat termotivasi. Ini tantangan besar karena tiap karyawan memiliki perbedaan karakteristik dan respon pada kondisi yang berbeda. 


Sementara, kondisi itu sendiri termasuk jenis masalah selalu berubah-ubah sepanjang waktu. Semua itu sebagai prasyarat mencapai motivasi karyawan yang efektif yang didukung lingkungan manajemen dan kepemimpinan yang nyaman. Sebaliknya karyawan yang tidak memiliki motivasi dicirikan antara lain oleh sering stres, sakit fisik, malas bekerja, kualitas kerja rendah, komunikasi personal yang kurang, dan masa bodoh dengan tugas pekerjaannya


BENTUK BENTUK KOMUNIKASI 

Ada beberapa bentuk komunikasi diantaranya:

  •  Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal sering disebut juga komunikasi intrapribadi, secara harfiah dapat diartikan sebagai komunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi yang terjadi dalam diri individu ini juga berfungsi sebagai:
  • Untuk mengembangkan kreatifitas imajinasi, memahami dan mengendalikan diri serta meningkatkan kematangan berfikir sebelum mengambil suatu keputusan.
  • Komunikasi ini akan menjadikan seseorang agar tetap sadar akan kejadian disekitarnya.

  • Komunikasi Interpersonal
Komikasi Interpersonal ialan komunikasi antara dua orang dan terjadi kontak langsung dalam percakapan. Komunikasi ini juga dapat berlangsung dengan berhadapan muka atau melalui media komunikasi antara lain dengan melalui: pesawat telfon, atau radio. Komunikasi ini bisa disebut efektif apabila komunikasi dapat menghasilkan perubahan sikap pada orang yang terlibat dalam komunikasi tersebut

 Sumber:- Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996
- Rheinald, Khasali . Modul Kewirausahaan. 2010 

-  Tb Sjafri Mangkuprawira dan Aida Vitayala Hubeis,2007, Manajemen Mutu SDM,PT Ghalia Indonesia,Jakarta. 

Rabu, 26 April 2017

Bentuk bentuk kepemilikan

Bentuk-Bentuk Kepemilikan Bisnis

Terdapat beberapa bentuk perusahaan atau badan usaha, yaitu :

  •   Perusahaan Perseorangan

Usaha ini dimiliki, dikelola dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua resiko dan aktivitas perusahaan. Dalam hal ini izin usaha secara relatif dapat dikatakan lebih ringan dan lebih sederhana persyaratannya dibandingkan dengan jenis perusahaan lainnya. Pemisahan modal dari kekayaan pribadi pada perusahaan perseorangan dalam likuidasi tidak ada artinya, sebab semua harta kekayaan menjadi jaminan dari semua hutang perusahaan.

Kebaikan Perusahaan Perseorangan
- Pemilik bebas dalam mengambil keputusan, sehingga keputusan dapat secara cepat dilaksanakan.
- Seluruh keuntungan perusahaan menjadi hak pemilik perusahaan sepenuhnya.
- Sifat kerahasiaan perusahaan dapat terjamin, baik dalam hal keuangan maupun dalam masalah proses produksi.
- Biasanya pemilik perusahaan lebih giat berusaha untuk mencapai tujuan perusahaan yang menjadi miliknya.

Kelemahan Perusahaan Perseorangan
- Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas. Disini seluruh harta milik pribadi menjadi jaminan terhadap hutang perusahaan.
- sumber keuangan perusahaan terbatas, sebab usaha-usaha untuk memperoleh sumber dana sangat tergantung pada kemampuan pemilik perusahaan saja.
- Kelangsungan usaha perusahaan kurang terjamin, sebab jika seandainya pemilik meninggal atau terkena ganjaran hukuman penjara, maka perusahaan akan berhenti aktivitasnya.
- Pengelolaan manajemennya lebih kompleks sebab semua aktivitas manajemen dilakukan oleh pemilik perusahaan sendiri.


  • Firma (Fa)

Firma merupakan suatu persekutuan antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha, dimana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas, sedangkan laba yang akan diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi bersama-sama, demikian pula dengan kerugian akan ditanggung bersama-sama.

Ketentuan mengenai firma ini diatur dalam pasal 16 KUHD yang diperkuat dengan pasal 16 dan 18 KUHP dan intinya menyebutkan :

- Dalam keanggotaan, setiap anggota berhak menjadi pemimpin.
- Anggota tidak boleh memasukkan orang lain untuk menjadi anggota tanpa persetujuan dari anggota lain.
- Keanggotaan tidak dapat dipindahkan kepada orang lain selama anggota tersebut masih hidup.
- Pemisahan kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan tidak ada artinya, sebab jika kekayaan perusahaan tidak cukup untuk menutup hutang perusahaan, maka kekayaan pribadi para sekutu menjadi jaminan.
- Sekutu yang tidak memasukkan modal, hanya tenaga saja maka akan memperoleh bagian laba atau rugi sama dengan sekutu yang memasukkan modal terkecil

Kebaikan Firma (Fa)
- Kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagain kerja diantara para anggota.
- Pendirian firma relatif lebih mudah karena tidak memerlukan akte pendirian.
- Kebutuhan modal lebih mudah terpenuhi, lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan finasial yang lebih besar.

Kelemahan Firma (Fa)
- Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh hutang perusahaan, kekayaan pribadi menjadi jaminan bagi hutang-hutan firma.
- Kerugian yang diakibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung bersama oleh anggota yang lain.
- Kelangsungan perusahaan tidak menentu, sebab jika salah satu anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama, secara otomatis firma menjadi bubar.

  • Perseroan Komanditer (CV)

Perseroan komanditer atau disebut commanditaire vennotschaap (CV) dinyatakan menurut pasal 9 KUHD, ialah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uang mereka untuk dipakai dalam persekutuan. Perseroan komanditer dapat dianggap sebagai perluasan bentuk badan usaha perseorangan.
Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan didalam persekutuan.
Sekutu pada perseroan ini dapat dikelompokkan menjadi sekutu komplementer dan sekutu komanditer. Sekutu komplementer adalah orang yang bersedia memimpin pengaturan perusahaan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya. Sedangkan sekutu komanditer adalah sekutu yang mempercayakan uangnya dan bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan tersebut.

Kebaikan Perseroan Komanditer
- Pendiriannya relatif mudah
- Kemampuan manajemennya lebih besar
- Mudah memperoleh kredit
- Kesempatan untuk berkembang lebih besar
- Modal yang dikumpulkan lebih besar


Kelemahan Perseroan Komanditer
- Tanggung jawab tidak terbatas
- Kelangsungan hidup tidak terjamin
- Sulit untuk menarik kembali modalnya, terutama bagi sekutu pimpinan

  •  Go Public 
Bagi pasar modal go-public sangat bermanfaat karna tujuan dari go-public tetapi adapun kerugian atau konsekuensi yang harus kita hadapi dalam go-public. Sebelum membahas tujuan go-public dan manfaat go public mari kita bahas pertama-tama yakni pengertian go public. Pengertian Go-Public adalah penawaran efek/surat berharga kepada masyarakat umum baik perorangan maupun lembaga untuk pertama kalinya. Arti dari "pertama kali" adalah bahwa pihak emiten/perusahaan menerbitkan efek untuk pertama kalinya dan melakukan penjualan efek di pasar perdana. Go-Public biasa juga dikatakan sebagai emisi atau penawaran umum.


Adapun keuntungan dari Perusahaan yang Go Public adalah:
  1. Perusahaan dapat meningkatkan Likuiditas dan memungkinkan para pendiri perusahaan untuk menikmati hasil yang mereka capai. Dan semakin banyak investor yang membeli saham tersebut, maka semakin banyak  modal yang diterima perusahaan dari investor luar.
  2. Para pendiri perusahaan dapat melakukan diversifikasi untuk mengurangi resiko portofolio mereka.
  3. Memberi nilai suatu perusahaan. Suatu perusahaan dapat dinilai dari harga saham dikalikan dengan jumlah lembar saham yang dijual dipasaran.
  4. Perusahaan dapat melakukan merger ataupun negosiasi dengan perusahaan lainnya dengan hanya menggunakan saham
  5. Meningkatkan potensi pasar. Banyak perusahaan yang merasa lebih mudah untuk memasarkan produk dan jasa mereka setelah menjadi perusahaan Go Public atau Tbk.
Tetapi harus kita ketahui juga bahwa ada kerugian dari Perusahaan yang Go Public, yaitu:
  1. Laporan Rutin.
Setiap perusahaan yang go public secara periodik harus membuat laporan kepada Bursa Efek Indonesia, bisa saja per kuartal atau tahunan, tentu saja untuk membuat laporan tersebut diperlukan biaya..

  1. Terbuka.

Semua perusahaan go public pasti transparan dan sangat mudah untuk diketahui oleh para kompetitornya dari segi data dan management nya.
  1. Keterbatasan kekuasaan Pemilik.
Para pemilik perusahaan harus memperhatikan kepentingan bersama para pemegang saham, tidak bisa lagi melakukan praktek nepotisme, kecurangan dalam pengambilan keputusan dan lainnya, karena perusahaan tersebut milik publik.

  • Proses Go public
  1. Penunjukan Underwriter dan Persiapan Dokumen

  2. Penyampaian Permohonan Pencatatan Saham ke Bursa Efek Indonesia 

  3. Penyampaian Pernyataan Pendaftaran ke OJK

  4. Penawaran Umum Saham kepada Publik

  5. Pencatatan dan Perdagangan Saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia
 Sumber:- Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996
- Rheinald, Khasali . Modul Kewirausahaan. 2010

Senin, 17 April 2017

Evaluasi Peluang Usaha Baru

Penetapan Kelayakan Usaha Baru 

Secara rinci ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam menganalisis peluang usaha produk kerajinan, yaitu sebagai berikut:

Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Menemukan jawaban tentang apakah peluang usaha produk baru dapat dijual, berapa biaya yang dikeluarkan serta mampukah produk kerajinan tersebut menghasilkan laba. Pada tahap analisis kelayakan usaha produk kerajinan ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu sebagai berikut.
  • Analisis Kelayakan Teknis
Sebelum peluang usaha baru diimplementasikan, dilihat dari aspek teknis perlu dilakukan analisis. Dalam melaksanakan analisis kelayakan teknis, perlu diperhatikan berbagai macam teknis pembuatan karya kerajinan seperti yang telah kamu pelajari pada materi terdahulu.

  • Analisis Peluang Pasar
Seorang wirausahawan yang akan membuka usaha baru selalu membutuhkan informasi tentang pasar karena tujuan dari pemasaran adalah untuk memenuhi permintaan pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan riset pasar untuk menemukan pasar yang menguntungkan, memilih produk kerajinan yang dapat dijual, menerapkan teknik pemasaran yang baik dan merencanakan sasaran pelanggan. Tujuan riset pasar adalah mengumpulkan informasi untuk pengambilan  keputusan tentang usaha kerajinan yang akan dibuka.
 
  • Sumber Informasi Pasar
Adalah informasi untuk mengevaluasi peluang pasar masa sekarang dan yang akan datang dari usaha produk kerajinan. Dua pendekatan untuk memperoleh data tentang informasi tersebut adalah mengadakan penelitian secara spesifik yang dirancang untuk mengumpulkan informasi yang dinamakan dengan data primer, dan menemukan data-data relevan yang berasal dari lembaga seperti biro pusat stastistik, kantor dinas pariwisata dan perindustrian, maupun biropenelitian yang disebut dengan data sekunder.

  • Uji Coba Pasar
Uji coba pasar cenderung menjadi teknik riset yang utama untuk mengurangi risiko yang ada pada usaha produk kerajinan baru dan menilai keberhasilannya. Metode yang digunakan dalam uji coba pasar adalah pameran perdagangan, menjual pada sejumlah konsumen terbatas, dan menggunakan uji coba pasar di mana penerimaan calon pembeli bisa diamati dan dianalisis lebih dekat. Uji coba pasar juga memberikan kemungkinan paluang dalam pemasaran, distribusi,dan pelayanan.

  • Studi Kelayakan Pasar
Walaupun studi kelayakan pasar bagi usaha baru cenderung memakan waktu yang banyak dan merupakan tugas yang rumit, tetapi wirausaha baru perlu untuk melakukannya. Studi kelayakan pasar akan dapat mengurangi risiko kerugian dan kegagalan usaha produk kerajinan. 
Analisis kelayakan Teknis
 
Setiap gagasan kewirausahaan, produksi barang atau penyediaan jasa mempunyai aspek teknis yang harus dianalisis sebelum usaha implementasi gagasan dilaksanakan. Dua langkah penting di dalam proses ini adalah: 

  1. Identifikasi spesifikasi teknis penting dan;
  2. Uji coba produk atau jasa untuk menemukan apakah ia memenuhi spesifikasi kinerja.
Identifikasi Spesifikasi teknik penting
Evaluasi gagasan usaha baru hendaknya dimulai dengan identifikasi persyaratan teknis yang kritis terhadap pasar dan karenanya perlu untuk memenuhi harapan dari pelanggan potensial. Persyaratan teknis yang paling penting adalah sebagai berikut:
  1. Desain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya.
  2. Fleksibilitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan.
  3. Daya tahan bahan baku produkBisa diandalkan, kinerja produk seperti yang diharapkan pada kondisi operasi normal.
  4. Keamanan produk tidak menimbulkan bahaya pada kondisi operasi normal


Penilaian peluang-peluang pasar
Para wirausahawan selalu membutuhkan informasi dan pengetahuan tentang pasar mereka. Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi permintaan pelanggan. Riset pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisa secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa. Riset pasar dapat membuat keputusan pemasaran yang lebih baik. Riset pasar dapat membantu:
  1. Menemukan pasar yang menguntungkan
  2. Memilih produk yang dapat dijual
  3. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen
  4. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik
  5. Merencanakan sasaran yang realistik
Analisis Kelayakan Finansial 
Analisa kelayakan finansial adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan. Kebutuhan finansial dan pengembalian (return) bisa sangat berbeda, tergantung pada pemilihan alternatif yang ada bagi sebagian besar usaha baru. Contohnya, komponen produk baru mungkin perlu dibuat dalam ruangan yang memerlukan investasi pada mesin produksi dan mungkin juga bangunan. Sebaliknya, pembuatan produk baru bisa disubkontrakkan kepada pensuplai di luar, disini perusahaan pada dasarnya menjadi gudang penyimpanan dan operasi pemasaran bisa dilakukan dengan investasi kecil dalam aset tetap. Pada kasus ini mungkin margin laba dari perusahaan sangat kecil. Akan tetapi, pengembalian total dari modal yang diinvestasikan bisa lebih tinggi dibandingkan kasus operasi terintegrasi penuh di atas. Contoh di atas menunjukkan perbedaan kelayakan finansial dari usaha baru. Diagram pulang pokok menunjukkan alternatif A (membeli dari sumber luar) dengan biaya tetap rendah tetapi biaya variabel yang relatif tinggi dan alternatif B (dibuat di pabrik sendiri) dengan biaya tetap yang tinggi dan biaya variabel yang rendah.
Seperti yang ditunjukkan di atas, alternatif A mempunyai titik pulang pokok yang lebih rendah, sampai volume penjualan kurang dari 138.000 unit, keuntungan total yang lebih tinggi. Keuntungan utama dari alternatif A adalah rendahnya tingkat investasi pada aset tetap yang mungkin merupakan pertimbangan penting di dalam memulai usaha baru.

Penilaian Kemampuan Organisasional 
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis ketrampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional. Bahkan jika produk baru yang dihasilkan perusahaan sangat baik dan sumber daya finansial melimpah adalah orang-orang yang merupakan sumber keberhasilan organisasi. Evaluasi kebutuhan personalia total dan ketrampilan manajerial yang dibutuhkan adalah syarat analisis usaha baru.
 Analisis persaingan 
Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat. Yang dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan merupakan aktifitas yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi. Bisnis dan unit bisnis menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan sistem intelejen pesaing.Untuk kepentingan itu, beberapa teknik dilakukan seperti pencarian database, survey konsumen, wawancara dengan pemasok serta partisipan lainnya yang sesuai, perekrutan karyawan pesaing termasuk mempelajari produk pesaing. Setiap teknik yang telah dikemukakan, tampak didalamnya mengandung unsur titik kedinamisan
 Sumber:- Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996
- Rheinald, Khasali . Modul Kewirausahaan. 2010